Senin, 15 Agustus 2016






Weekend ini bener-bener mager ga kemana-mana. seharian di kosan pun golar goler. disamping cuaca mendung yang menyebabkan udara adem dan enak buat ndekem aja di kos, sabtunya juga uda kecapekan jalan kesana kemari. ditambah ada kerjaan buat bantuin temen bikin pesenan kue.

Keasikan golar goler bangun-bangun udah sore. dengan masih turun hujan di luaran sana.
inget kalau belum beres-beres. akhirnya disempetin buat ngepel dan bebenah kosan.
pas beres-beresin bahan-bahan kue kok masih ada sisa bahan bikin brownies coklat kemarin.
harus di gunakan nih sebelum kadaluarsa dan dibuang. akhirnya mikir-mikir dibikin ajalah cake coklat ini.
ini kali kedua bikin cake ini.
gampang tinggal cemplung dan anti gagal. pokoknya ini resep andalan banget dikala mentok mau bikin kue apa. resep ini nyontek dari blog andalan punya mbak endang jtt.
terimakasih ya mbak endang untuk resep-resepnya yang selalu oke.
dibawah aku tuliskan lagi yaa resepnya bagi yang mau coba, maaf fotonya hanya ala kadarnya aja.
karena motretnya pas udah malam dan juga hanya pake kamera hp.
Silahkan di cobaa...... :)

 Bahan cake:
- 170 gram mentega/margarine
- 150 gram gula halus (blender gula pasir hingga menjadi tepung)
- 200 ml susu cair(saya pakai susu cair coklat / milo)
- 2 butir telur ayam, kocok lepas dengan menggunakan garpu
- 110 gram tepung terigu protein rendah atau serba guna (mis. Segitiga Biru atau Kunci Biru)
- 50 - 60 gram coklat bubuk, gunakan kualitas yang baik agar cake berwarna gelap dengan rasa nendang dan tidak pahit. Saya pakai merk Bensdorp.
- 1/4 sendok teh baking soda (resep asli 1/2 sendok teh),(saya tidak pakai)
- 1 sendok teh baking powder (resep asli 1/2 sendok teh), 
- 1 sendok teh vanilla ekstrak atau 1/4  sendok teh vanili bubuk

Bahan topping untuk pelapis permukaan cake (optional)
- Susu SKM
- coklat messes untuk taburan

Cara membuat:
Siapkan loyang yang berlubang tengahnya, saya menggunakan loyang Persegi ukuran 20 cm. Anda bisa menggunakan loyang bulat atau loaf. Olesi mentega dan alasi dengan kertas roti.

Dalam panci kecil, campur gula, mentega, susu dan vanila. Panaskan dengan api kecil hingga gula dan mentega larut, aduk-aduk Tidak perlu sampai mendidih, jika mentega dan gula telah meleleh segera angkat. Biarkan supaya agak sedikit mendingin.
Ayak bahan kering: tepung terigu, coklat bubuk, baking soda dan baking powder di dalam mangkuk. Sisihkan.
 Jika larutan mentega gula sudah agak hangat tandanya jari tangan anda terasa nyaman ketika dicelupkan ke dalamnya, masukkan kocokan telur ke dalamnya. Jangan masukkan telur ketika mentega dan gula masih panas karena telur ayam bisa menjadi berserabut. Aduk rata.

Masukkan larutan telur, mentega dan gula sedikit demi sedikit ke tepung sambil diaduk-aduk pelan. Jangan mengaduk adonan kuat-kuat dan aduk hanya sebentar (seperlunya saja) yang penting sebagian besar tepung telah basah dan bercampur larutan. Jika masih ada tepung  yang menggumpal dengan ukuran sebesar kacang tanah (bukan sebesar biji salak ya) biarkan saja.  Adonan yang terbentuk agak cair dan ketika di sendokkan akan mengalir jatuh dengan mudah. 


Tuangkan adonan ke dalam loyang dan masukkan ke dalam dandang yang telah dipanaskan sebelumnya. Tutup permukaan dandang dengan kain bersih yang menyerap air kemudian baru ditutup dengan penutup dandang. 


Kukus selama 45 menit dengan api sedang dan jangan membuka penutup dandang selama cake dikukus. Angkat kue dan biarkan agar mendingin sebelum dilepaskan dari loyang. Biarkan cake dingin sempurna di rak kawat. 

Dinginkan cake, kalau cake sudah dingin oles dengan SKM dan taburi dengan meisis. 
Siap di dipotong-potong. Yummy......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar